Dalam dunia hospitality yang semakin kompetitif, hotel marketing tidak lagi bisa dilakukan secara instan. Banyak hotel berharap tamu langsung booking setelah melihat iklan atau listing OTA, padahal kenyataannya proses keputusan tamu jauh lebih panjang. Di sinilah peran hotel marketing funnel menjadi sangat penting.
Marketing funnel membantu hotel memahami perjalanan calon tamu, mulai dari pertama kali mengenal hotel hingga akhirnya melakukan booking. Tanpa funnel yang jelas, strategi marketing cenderung tidak terarah dan sulit menghasilkan booking yang konsisten.
Apa Itu Hotel Marketing Funnel?
Hotel marketing funnel adalah tahapan perjalanan calon tamu sebelum melakukan pemesanan. Funnel ini umumnya terbagi menjadi tiga tahap utama:
- Awareness
- Consideration
- Booking (Conversion)
Setiap tahap membutuhkan pendekatan hotel marketing yang berbeda. Kesalahan banyak hotel adalah menggunakan satu strategi yang sama untuk semua tahap.
Tahap 1: Awareness – Membuat Hotel Dikenal
Tahap awareness adalah saat calon tamu pertama kali mengenal hotel Anda. Di fase ini, mereka belum berniat booking, tetapi sedang mencari inspirasi atau referensi.
Strategi hotel marketing pada tahap awareness biasanya meliputi:
- Konten media sosial (Instagram, TikTok)
- Iklan brand awareness
- Listing OTA dengan visual yang kuat
- Konten blog atau artikel perjalanan
Tujuan utama tahap ini bukan langsung menjual kamar, melainkan menanamkan brand dan positioning hotel di benak calon tamu. Hotel yang gagal di tahap awareness akan sulit masuk ke tahap berikutnya, meskipun harganya kompetitif.
Tahap 2: Consideration – Meyakinkan Calon Tamu
Setelah mengenal hotel, calon tamu masuk ke tahap consideration. Di sini mereka mulai membandingkan:
- Harga
- Lokasi
- Fasilitas
- Review
- Pengalaman menginap
Pada tahap ini, hotel marketing harus mampu menjawab pertanyaan dan keraguan calon tamu. Strategi yang efektif antara lain:
- Optimasi deskripsi di OTA
- Menonjolkan keunggulan unik hotel
- Menampilkan review dan rating
- Remarketing ads untuk pengunjung website
Banyak hotel gagal di tahap ini karena pesan yang disampaikan terlalu umum dan tidak relevan dengan target pasar.
Tahap 3: Booking – Mendorong Keputusan
Tahap terakhir adalah conversion atau booking. Di fase ini, calon tamu sudah siap memesan, tetapi masih bisa batal jika prosesnya rumit atau tidak meyakinkan.
Strategi hotel marketing yang penting di tahap booking meliputi:
- Proses booking yang mudah
- Harga dan promo yang jelas
- Call to action yang kuat
- Kecepatan respon (terutama via WhatsApp)
Hotel yang memiliki funnel rapi biasanya mampu mengubah traffic menjadi booking dengan cost yang lebih efisien.
Kesalahan Umum Hotel dalam Marketing Funnel
Beberapa kesalahan yang sering terjadi dalam hotel marketing funnel:
- Fokus hanya di tahap booking, tanpa membangun awareness
- Iklan langsung jual kamar ke audiens dingin
- Tidak membedakan pesan untuk setiap tahap funnel
- Mengabaikan data perilaku tamu
Akibatnya, iklan terasa mahal, booking tidak stabil, dan performa OTA sulit berkembang.
Pentingnya Data dalam Hotel Marketing Funnel
Hotel marketing funnel yang efektif harus berbasis data. Data membantu hotel memahami:
- Dari mana tamu mengenal hotel
- Channel mana yang paling berpengaruh
- Tahap mana yang paling sering “bocor”
Dengan data yang tepat, hotel bisa memperbaiki strategi di setiap tahap funnel, bukan sekadar menambah budget iklan.
Peran ecommerceloka dalam Mengelola Hotel Marketing Funnel
Di sinilah ecommerceloka berperan dalam membantu hotel membangun dan mengoptimalkan hotel marketing funnel secara menyeluruh. Pendekatannya tidak hanya fokus pada iklan atau OTA, tetapi pada keseluruhan perjalanan tamu. ecommerceloka membantu hotel:
- Memetakan funnel marketing yang sesuai dengan karakter properti
- Mengoptimalkan channel di setiap tahap funnel
- Menggunakan data untuk meningkatkan conversion
- Menciptakan strategi penjualan yang lebih stabil dan berkelanjutan
Dengan funnel yang tepat, hotel tidak hanya mengejar traffic, tetapi menghasilkan booking yang lebih berkualitas.
Hotel marketing bukan sekadar soal promosi atau diskon. Tanpa memahami hotel marketing funnel, strategi pemasaran akan sulit berkembang dan tidak konsisten.
Dengan membangun funnel dari awareness, consideration, hingga booking, hotel dapat menjangkau tamu yang tepat dengan pesan yang tepat. Pendekatan berbasis data seperti yang dilakukan oleh ecommerceloka membantu hotel mengubah strategi marketing menjadi sistem penjualan yang lebih terarah, efisien, dan berkelanjutan.
